alhamdulillah Ya Allah, kemarin saya dan teman temaan perjuangan ku LULUS tanpa ada satupu yang tertinggal. tapi kalo ga ada adegan corat coret baju rasanya gimana gitu, padahal udah bawa rok biru sama baju batik buat dicoret coret. spidol joga udah, namun apadaya kalo ga ada. yasudahlah.
Sabtu, 25 Mei 2013
Sabtu, 18 Mei 2013
Bad mood diawal UAS
Senin ini hari pertama UAS. Gua duduk didepan, pojok sebelah kanan. Gua dateng kesekolah kaya biasa jam 6.30 an gua udah sampe disekolahan.
Jam 7.30 bell masuk. Pertanda UAS akan segera dimulai, tapi justru pengawas ruangan gua yang beloman deteng. Jam 7.45 pengawas ruangan gua dateng, yang jadi pengawasnya yaitu : Bu. Fatimah dan Ka Sri. Okelah kita maklumin mereka dateng telat mungkin abis sarapan gado-gado dan ngantrinya lama. Kurang lebih di jam 8.00 kita beru dibagiin soal ulangan.
Pukul 8.45. Kelas yang hening tiba-tiba terpecah saat Bu. Fatimah bilang “15 menit lagi harus udah selesai, jangan ada yang nyontek!”. Tapi kita komplain ke Bu. Fatimah, “Bu tapi kitakan masuknya bukan jan 7.30 pas bu”. Dijawab sama Bu. Fatimah “udah jangan protes, ikutin jadwalnya aja!”
Seketika kelas yang tadinya tenang berubah menjadi gaduh campur ketegangan yang semakin menjadi jadi (tapi kok gua biasa aja ya?).
Bell pertama, tepat dijam 9.00. kita diusir secara paksa dari dalam kelas oleh Bu. Imah. Selapas keluar dari dalam kelas lita ngoceh ngoceh “apa-apaan sih tuh guru udah datengnya telat bukan nyangasih dispensasi waktu juga, malah begitu”, ada juga yang bilang “mana gua belom keisi semuanya lagi -_-”, ada juga yang ampe bersumpah serapah.
Jam 9.10 bell kedua, ternyata bell kedualah yang seharusnya menjadi batas akhir untuk waktu UAS bukan bell pertama. Kegaduhan dikoridor kelas pun semakin menjadi jadi, ada yang teriak teriak, ada yang mau nangis ampe ada yang mau bunuh diri (yang terakhir itu bohong. Jangan ditiru!)
Pak. Hanudin lewat dan dia KEPO! Yaudah kita ceritain semuanya ke Pak. Hanudin, intinya kita minta buat pengawas kedaa itu bukan si Bi. Imah lagi. Yap kita ditinggal pergi dan kita digantungin disitu.
JEDA ISTIRAHAT…
Terjadi kerusuhan lagi !
Ruangan gua itu emang deket, deket banget malah sama kantor guru.
Dan gua tau anak laki dikelasan gua itu pada gradakan kalo udah pada ngumpul.
Keluarlah Pak. Musrin dari kantor, dia ngeliat kelakuan bocah-bocah yang nyoretin foto peserta ujian pake pensil, PAKE PENSIL ! Dia ngoceh-ngoceh. Dani dan Fafa yang penasaran keluar dari dalam kelas, dan itu berbarengan dengan mendekatnya Pak. Musrin. Pak. Musrin yang udah ngambil ancang-ancang buat nobok orang ngomong begini ke Fafa, “kamu lagi kamu lagi”. Dani yang ngeliat temannya akan teraniaya reflek bilang “apaan Pak, orang dari tadi kita maen game sih di kelas”. Pak. Misrin udah gengsi tuh buat nirunin tangannya, diapun agak berputar 1800 dari hadapan Fafa, dan rupanya ada Jambi disitu. Langsung tanpa ancang-ancang ditaboklah siJambi (jadi kasian gua hehehe). Dan rupanya Pak. Hanudin ngabulin permintaan kita. Bigantilah pengawas jam kedua menjadi Pak. Fadil dan Bu. Wiji. Dan ujian pun berjalan lancar hingga akhir waktu~
Selasa, 26 Februari 2013
cerita hari ini :D
Hari ini Ujian Praktek Kejuruan udah selesai tiggal nunggu UAS sama UN nih.Semoga nilainya bagus bagus. Aminnn
Udahan ahh bayyy hehe..........
Tadi guakan abis UPK simplisia dan alkesya, nah abis gua keluar dari
ruangan ketemulah gua sama siInsaffina Galih Pratiwi. Anjrit puas banget
gua ngetawain makhluk satu ini, mana mangapnya lebar banget lagi yang
gua takutin waktu dia mangap entar malah ada laler se-erte lagi yang
masuk kemulutnya kan kasian tuh laler.
Walaupun UPK udah selesai tapi tugas masih bererot nih kaya kereta api.
Mana belom ada yang gua kerjain lagi, mana rata rata semuanya pada ada
PR lagi, mana dikumpulinnya rata rata pada pertengahan bulan maret lagi,
kan syyyyiiiikkkkhhhheeeeee bbbbbeeeeeennnnneeeeerrrrrrr.
Senin, 18 Februari 2013
-
Welcome di postingan ketiga gua, besok kelas tiga udah mau TPP nihhh. SEMANGAT qaqa :)
Buat ADITA yang lagi sakit GWS yaa sayangggg . . .
Bingung mau ngeposting apaan nih gua. Mana otak gua pake acara ketinggalan lagi. Yasudahlah.
Gua lagi mgepostin di lab.Komp nich haha, bareng adhi christy atika siska sama ribhi kawat.
Padahal lagi ada PM B.Indonesia tapi karna gua telet masuk kelas jadi kita masuk keperpus dan gua berencana buat bikin postingan ini. udah deh sekian sampai disini aja. :)
Selasa, 12 Februari 2013
Isengnya Dirikuuuuu :D
Postingan ke dua gue nih, kali ini gua mau cerita tentang keisengan gue disekolahan. Oke, jadi gini ceritanya, disekolahan itu gue suka jadi paparazi, nah kalo lo belom tau paparazi itu apa akan gue jelasin sekarang juga. Jadi paparazi itu oranng iseng yang suka foto-foto orang tanpa sepengetahuan orang yang pengen lo foto, hehehe... Yaiyalah kalo orangnya tahu berarti elo ngefotoin dia dong.
Penyakit iseng gua ini udah berlangsung mulai dari gua masuk SMK. Abis diSMK gue ini, anak-anaknya bertampang emmhhh maap yaa friends bertampang kocak kocak abis hehehe... Jadi gua seneng banget buat mengabadikannya kedalam seonggok Hp kesayangan gua.
Oke gua tau kalo gak semua temen-temen gua suka sama kelakuan gua yang satu ini. Malah ada yang agak yaaaaaaa..., lo tahu sendiri lahhhh. Iya lo bener banget, dia gak suka kalo gua ngambil fotonya sacara diam diam dan dalam keadaan yang amat sangat tidak berperikemanusiaan hahaha... Dan pada akhirnya gua sering diomeli deh huh -_-". Taaaaaaapi, banyak juga yang malah ketagihan dan minta gua fotoin terus-terusan. Ya gak papa dah kapan lagi bisa gua fotoin.
Nah ini beberapa hasil jepretan gua hehehe... (maap yaa buat makhluk hidup yang fotonya gua masukin kepostingan gua ini :P)
(ini si dinul yang lagi curhat ke madam dayana)
(ini danimin yang entah kenapa kok bisa nyengir sendiri)
(ini si justin bibir as play boy nya angkatan gua)
(ini mae saroh waktu acara maulid nabi disekolah gua)
Nah kalo yang satu ini jujur gua gak bisa nahan yaitu kebiasaan gua buat bersendawa. Jujur aja yaa gua juga gak tau kenapa gua bisa bersendawa segede dan sekenceng itu. Ada temen gua yang bilang kalo gua ini masuk angin. Oke gua terima pendapatnya tapi ya kali dah gua masuuk anginnya tiap hari hahaha...
Ampe-ampe ada temen gua yang bikin grup dan tau gak lo nama grupnya apa? Yaa mungkim lo udah bisa nebak lah... Yaapppp, anda benar ssekali nama grupnya SENDAWA hahaha..., dan gua kepilih buat jadi kepala sukunya brayyyy hahaha...
Selasa, 05 Februari 2013
SEJARAH VESPA
Asal MulA
Sejarah vespa dimulai lebih dari seabad silam, tepatnya 1884. Perusahaan Piaggio didirikan di Genoa,
Italia pada tahun 1884 oleh Rinaldo Piaggio. Bisnis Rinaldo dimulai
peralatan kapal. Tapi di akhir abad, Piaggio juga memproduksi Rel
Kereta, Gerbong Kereta, body Truck, Mesin dan Kereta api. Pada Perang
Dunia I, perusahaannya memproduksi Pesawat Terbang dan Kapal Laut. Pada
tahun 1917 Piaggio membeli pabrik baru di Pisa
dan 4 tahun kemudian Rinaldo mengambil alih sebuah pabrik kecil di
Pontedera di daerah Tuscany Italia. Pabrik di Pontedera inilah yang mana
menjadi Pusat produksi pesawat terbang beserta komponen-komponennya
(baling-baling, Mesin dan Pesawat) Selama Perang Dunia II, pabrik di
Pontedera membuat P108 untuk mesin Pesawat dua penumpang dan Versi
Pembom.
Lahir Kembali
Pada
akhir Perang Dunia II, pabrik Piaggio dibom oleh pesawat sekutu.
Setelah perang usai, Enrico Piaggio mengambil alih Piaggio dari ayahnya
(Rinaldo Piaggio). Pada saat itu perekonomian Italia sedang memburuk,
Enrico memutuskan untuk mendisain alat transportasi yang murah. Enrico
memutuskan untuk fokuskan perhatian perusahaannya pada masalah personal
Mobility yg dibutuhkan masyarakat Italia. Kemudian bergabunglah
Corradino D’Ascanio, Insinyur bidang penerbangan yang berbakat yang
merancang, mengkonsep dan menerbangkan Helikopter Modern Pertamanya
Piaggio. D’Ascanio membuat rancangan yang simple,ekonomis, nyaman dan
juga elegan. D’Ascanio memimpikan sebuah revolusi kendaraan baru. Dengan
mengambil gambaran dari tehnologi pesawat terbang, dia membayangkan
sebuah kendaraan yang dibangun dengan sebuah “Monocoque” atau Unibody
Steel Chassis. Garpu depan seperti Ban mendarat sebuah pesawat yang mana
mudah untuk penggantian ban. Hasilnya sebuah design yg terinspirasi
dari pesawat yang yang sampai saat ini berbeda dengan kendaraan yang
lain.
Maka
pada 1945, konstruksi alternatif tersebut ditemukan. Awalnya memang
sebuah konsep sepeda motor berkerangka besi dengan lekuk membulat bagai
terowong. Mengejutkan, ternyata bagian staternya dirancang dengan
menggunakan komponen bom dan rodanya diambil dari roda pesawat tempur.
Guna mengoptimalkan bentuk dan keamanan penggunanya, pabrikan yang kala itu masih terbilang sebagai usaha ''kaki lima''
merancang papan penutup kaki pada bagian depan. Proyek ini langsung
dipimpin oleh Corradino d'Ascanio. Karena itu, hak paten pun segera
dapat mereka kantongi.
Hasilnya,
muncullah pertama kali produk motor dengan seri MP5. Kendaraan ini
berteknologi sederhana tetapi punya bentuk yang amat menarik, bagai
binatang penyengat (lebah/tawon) karena bentuk kerangkanya.
Namun,
karena bentuk penutup pengaman yang bagai papan selancar itu, sejumlah
pekerja di pabrik Piaggio pun bahkan mengatakannya sebagai motor
Paperino. Harap diingat, Paperino adalah sindiran sinis untuk tokoh
Donald Duck (bebek). Maka, d'Ascanio pun putar akal untuk memperbaiki
model tersebut.
D’ascanio
hanya membutuhkan beberapa hari untuk mengonsep ulang bentuk desain
kendaraannya dan prototipnya diberi nama MP6. Saat Enrico Piaggio
melihat protototip MP6 itu, ia secara tak sengaja berseru “Sambra Una
Vespa” (terlihat seperti Tawon). Akhirnya dari seruan tak sengaja itu,
diputuskan kendaraan ini dinamakan ‘Vespa’ (tawon dalam bahasa Indonesia). Pada April 1946, prototip MP6 ini mulai diproduksi masal di pabrik Piaggio di Pontedera, Italia.
Pada
Akhir 1949, telah di produksi 35000 unit dan dalam 10 tahun telah
memproduksi 1 Juta unit dan pada pertengahan tahun 1950. Selama tahun
1960-an dan 1970-an Vespa menjadi simbol dari revolusi gagasan pada
waktu itu.
Perkembangan
selanjutnya, produk ini ternyata laris diserap pasar Prancis, Inggris,
Belgia, Spanyol, Brazil, dan India -- selain di pasar domestik produk
ini laku bagai kacang goreng. Selain itu, India
pun memproduksi jenis dan bentuk yang sama dengan mengambil mesin
Bajaj. Jenisnya adalah Bajaj Deluxe dan Bajaj Super. Sejumlah pihak
lantas mengajukan lamaran untuk joint membuat Vespa. Maka pada 1950
munculah Vespa 125 cc buatan Jerman.
Pada
saat itu banyak negara lain yang mencoba membuat produk serupa, tetapi
ternyata mereka tak sedikit pun mampu menyaingi Piaggio. Di antara
pesaing itu adalah Lambretta, Heinkel, Zundapp, dan NSU. Bagi masyarakat
Indonesia, produk Lambretta dan Zundapp, sempat populer di era 1960-an.
Selidik
punya selidik, fanatisme terhadap Vespa ternyata muncul akibat ciri
dasar bentuk motor ini yang selalu dipertahankan pada setiap produk
berikutnya. Bahkan saat mereka terbilang melakukan ''revolusi'' bentuk
pada produk baru, Vespa 150 GS, kekhasan pantat bahenol masih terasa
melekat.
Produk
150 GS -- kala itu dikenal sebagai Vespamore dan hampir selalu tampil
di tiap film tahun 1960-an -- memang kemudi dan lampu sorotnya mulai
dibuat menyatu. Tetapi, secara keseluruhan apalagi bentuk pantatnya,
benar-benar masih membulat. Dan cerita terus berlanjut saat ini dengan
model generasi baru Vespa, mempersembahkan Vespa ET2, Vespa ET4, Vespa
Granturismo dan Vespa PX150. Vespa bukan hanya sekedar Scooter tapi
salah satu Icon besar orang Italia.
Sejarah Vespa di Indonesia
“Demam Vespa” di tanah air sangat di pengaruhi oleh “Vespa Congo”. Vespa diberikan sebagai Penghargaan oleh Pemerintah Indonesiaterhadap Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di Congosaat itu.
Menurut beberapa narasumber, setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air.
Sampai saat ini sudah puluhan varian Vespa yang mampir di Indonesia. Dari yang paling tua hingga yang paling baru ada di Indonesia. Sampai saat ini Indonesia
mungkin masih bisa disebut sebagai surganya Vespa. Maraknya ekspor
Vespa, sedikit banyak mengurangi populasi Vespa di Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)



